Tampilkan postingan dengan label TSK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TSK. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 Desember 2011

ORACLE

Pengenalan :
Basis data Oracle adalah basis data relasional yang terdiri dari kumpulan data dalam suatu sistem manajemen basis data RDBMS. Perusahaan perangkat lunak Oracle memasarkan jenis basis data ini untuk bermacam-macam aplikasi yang bisa berjalan pada banyak jenis dan merk perangkat keras komputer (platform).
Basis data Oracle ini pertama kali dikembangkan oleh Larry Ellison, Bob Miner dan Ed Oates lewat perusahaan konsultasinya bernama Software Development Laboratories (SDL) pada tahun 1977. Pada tahun 1983, perusahaan ini berubah nama menjadi Oracle Corporation sampai sekarang.
pembahasan tentang oracle ini mungkin bisa fara mulai dengan adanya troubleshooting pada saat penginstalan program oracle :
Ketika menginstall Oracle, di bagian-bagian pertama ada step “Checking installer requirements…”. Step ini memeriksa apakah hardware (CPU, memory, disk, dll) dan software (Operating System / OS, release, patch, dll) sudah sesuai persyaratan. Oleh karena itu, sebaiknya (seharusnya) dibaca dulu dokumentasi “Installation Guide”-nya. Dokumentasi ini ada di paket CD atau file download, biasanya di direktori database\doc. Jadi, masuk ke direktori tersebut dan buka file index.htm.
Kalau system requirement tidak terpenuhi, maka akan muncul error seperti contoh berikut

Solusinya adalah lihat dokumentasi “Installation Guide”-nya dan lihat poin-poin mana yang kurang, kemudian lengkapi poin-poin yang kurang tersebut. Kadang-kadang kekurangan itu tidak penting (tidak mandatory), maka kita bisa melewati (men-skip) step “Checking installer requirements…” tersebut. Caranya, tambahkan parameter -ignoreSysprereqs.

Contoh:misalkan file instalasi (CD ataupun file hasil download) ada di folder C:\data_master\10201_database_win32.
 Setelah ini akan muncul informasi kalau step checking ini di-skip

Kemudian muncul installation wizard, dan lanjutkan proses installasinya.
Semoga sukses.
untuk kemudahan, disini saya sediakan link apabila ada teman-temana yang mau berdiskusi dengan sesama kawan oracle :)
http://www.oraclecommunity.net/group/oracleindonesia

Minggu, 27 November 2011

Search Engine

Apa itu Search Engine

Search engine disebut juga dengan mesin pencari, dimana sistem yang ada pada sistem tersebut diolah melalui satu atau sekelompok komputer yang berfungsi untuk melakukan pencarian data. Data yang ada pada mesin ini dikumpulkan oleh mereka melalui suatu metoda tertentu, dan diambil dari seluruh server yang dapat mereka akses. Jika dilakukan pencarian melalui search engine ini, maka pencarian yang dilakukan sebenarnya adalah pada database yang telah terkumpul di dalam mesin tersebut. Jadi dapat di simpulkan Searh Engine adalah Mesin Pelacak atau penelusur.

Search engine adalah sistem database yang dirancang untuk mengindex alamat-alamat website di internet . Untuk melaksanakan tugasnya ini, search engine atau mesin pencari memiliki program khusus yang biasanya disebut spider crawler. Pada saat Anda mendaftarkan sebuah alamat website (URL), spider dari search engine tersebut akan menerima dan menganalisa URL tersebut lalu mengcrawlnya.

Contoh beberapa search engine terkenal adalah : Altavista, Google, Excite, Northern Light, Hotbot, dan masih bayak lagi. Berbeda dengan web directory yang meng-index halaman website di internet secara manual. Manual yang dimaksud adalah mereka menggunakan orang biasa untuk menganalisa setiap halaman web yang masuk. Tidak menggunakan spider atau crawler seperti halnya search engine. Keunggulan directory dibanding search engine adalah memberikan hasil pencarian yang lebih relevan dengan kualitas yang relatif lebih baik. Tapi karena semua proses dilakukan secara manual (menggunakan editor manusia), jumlah database yang dimiliki bisasanya jauh lebih kecil dibandingkan dengan search engine.
Cara penggunaan search engine adalah dengan mengetikkan kata kunci (keyword) yang hendak dicari dan setelah itu akan ditampilkan sejumlah link yang akan mengarahkan kita kepada situs atau informasi yang ada relevansinya dengan keyword yang kita masukkan.
Fungsi search engine adalah untuk mencari alamat-alamat website yang berisi berbagai bentuk informasi seperti tulisan, gambar, video, dsb. dengan mudah dan cepat.
Manfaat dari search engine adalah mempercepat dan mempermudah kita untuk menemukan website yang memuat konten yang kita cari, bahkan kita juga bisa menemukan banyak hal melalui search engine, seperti : info alamat web, info pendidikan, inf0-info penemuan, dan lain-lain.
Tips Menggunakan Search Engine
filetype:
Option ini digunakan untuk mencari tipe file tertentu. Contoh: filetype:xls -> untuk mencari file MS Excel filetype:doc -> untuk mencari file MS Word
inurl:
Option ini digunakan untuk mencari kata tertentu yang "masuk" sebagai url. Dengan option ini Anda dapat melakukan pencarian pada pencarian folder tertentu (jika dikombinasikan dengan option "index of"). Contoh: inurl:admin -> pencarian ini menghasilkan url website yang mempunyai kata "admin"
site:
Option ini secara spesifik digunakan untuk melakukan pencarian pada situs tertentu. Contoh: site:torry.net "xp style" --> mencari dengan keyword "xp style" pada situs www.torry.net
intitle:
Option ini digunakan untuk mencari kata tertentu yang terdapat pada title dari halaman web.
link:
Option ini digunakan untuk mengetahui situs mana saja yang nge-link ke situs tertentu. Contoh: link:delphi3000.com --> mencari situs yang mempunyai link ke www.delphi3000.com
Anda dapat mengkombinasikan berbagai option di atas untuk mendapatkan hasil pencarian yang lebih spesifik. Contoh: pdf "rapidshare.de/files" site:rapidshare.de --> untuk mencari buku atau file pdf di rapidshare.de
+inurl:exe|rar|zip site:rapidshare.de --> untuk mencari program, aplikasi di rapidshare.de
Anda dapat mengganti site:rapidshare.de menjadi site:megaupload.com untuk mencari file di MegaUpload.

Selasa, 23 Agustus 2011

Tutorial merakit PC

Sebelum merakit PC  kita harus menyiapkan komponen – komponen yang di perlukan  diantaranya yaitu :
a.       Chasing
b.      Prosesor
c.       Memory
d.      Mainboard
e.       Hardisk
f.       Optical Disk
g.       Kabel Data
h.      Connector
i.        Alat bantu :
1)      Obeng (+)
2)      Obeng (-)
1.      Langkah pertama kita menyiapkan chasing
Dengan cara :
Membuka kedua penutup chasing dengan melepas baut-baut yang berada di belakang chasing.

2.      Kemudian kita memasang prossesor
a. Buka plastik penutup pada motherboard yang menutupi socket processor.
b. Buka besi penutup dan tuas pengait dengan cara menekan dan  menarik tangkai socket keatas.
c. Masukkan processor kedalam socket dengan menjaga keadaan tangkai socket dan besi penutup ketika memasukkan processor.
d. Ketika memasukkan processor harus memperhatikan orientasi yang benar, ada petunjuk khusus pada processor dan socket.
e. Dorong kebawah CPU dan kembalikan tangkai socket keposisi semula.
f. Letakkan Heatsink diatas CPU dan pasang socket dengan benar.
g. Pasang kabel Power untuk kipas ke motherboard. Letakkan socketnya biasanya ada disebelah processor/cari saja yang bertuliskan CPU PAN. 

3.      Memasang memory
a.  Buka kancing socket
b.  Periksa figure cetakkan RAM
c.   Masukkan DDR SDRAM ke dalam Slot
d.   Kunci dengan cara menekan kembali kancing
4.      Memasang motherboard
Pasang plat penutup belakang sebagai tempat munculnya I/O Port. Ambil Motherboard dan letakkan kedalam chasing. Posisikan dengan mengepaskan lubang baut di alas. Lalu pasang baut-baut Motherboard.
5.      Memasang hardisk
Hardisk yang kita pakai adalah jenis SATA. Ambil kabel yang berwarna merah. Pas-kan ujung yang satu pada motherboard sesuai dengan kedudukannya. Pasang harddisk sesuai dengan tempatnya, kemudian kencangkan dengan baut. Pasang ujung yang satunya di Harddisk.

6.      Memasang Power Supply
a. Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekerup pengunci.
b.

Hubungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU.
7.      Memasang Kabel Motherboard dan Casing
a.  Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard
b.  Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.  c. Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.
d. Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali.
e. Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard.
f.  Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat.